iklan ate

kakek ini nekad mudik sejauh 300 km dengan sepeda demi merawat cucunya yang di tabrak lari



seorang kakek yang berusia sekitar 65 tahun, nekad mudik menggunakan sepeda tuanya,
kakek tersebut mengaku bersepeda selama 4 hari 4 malam agar sampai dirumah cucunya
disepanjang perjalanan kakek ini hanya makan ala kadarnya agar ada uang untuk cucunya,
kakek ini tanpa lelah mengayuh sepeda tuanya kadang melewati jalanan mendaki, kadang kehujanan imbuh kakek ini, dia mengaku beristirahat di masjid, kalau terlalu lelah dia mencari masjid sekitar jalan yang
ia lewati untuk sekedar melepas lelahnya mengayuh.

kakek ini, apabila datang saat buka puasa ia mendatangi masjid, berharap ada makanan dimasjid tersebut
kalau tidak ada, dia hanya membeli 2 potong roti dan beberapa air meniral saja, terkadang ada orang
baik yang memberikannya makan serta uang untuk makan ucap kakek tersebut. kakek ini mengaku
bekerja serabutan untuk kebutahan sehari-hari penghasilan hanya 20-30 ribu perhari tutur beliau
dia nekat mudik, karena cucunya mengalami musibah imbuhnya

cucu saya berusia 10 tahun, sudah tidak sekolah karena tidak ada biaya katanya, dia tinggal bersama ibunya
yang hanya buruh cuci, sedangkan bapaknya pergi bersama istri barunya tanpa pernah memberi nafkah anaknya. kakek berusia 65 tahun ini, bercerita bahwa istrinya telah tiada sejak 2 bulan yang lalu, diperantauan, dia tinggal sebatang kara digubuk pinjaman orang
saya kasian cucu saya sakit, saya harus pulang melihatnya, walaupun hanya pakai sepeda imbuhnya.

kakek ini hanya berharap dan meminta doa, agar cucunya segera sembuh, kerana dia tidak tega
melihat ibu anak teresebut merewat anaknya sekaligus mencuci pakaian orang yang dititipkan kepadanya.
setelah banyak orang mengetahui kisah kakek ini, sudah mulai banyak bantuan yang diberikan kepadaa kakek , anak, dan cucunya. berakah ramadhan

0 Response to "kakek ini nekad mudik sejauh 300 km dengan sepeda demi merawat cucunya yang di tabrak lari"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel